Tak Usah Takut Ganti Profesi


Suatu ketika , Anda merasa bosan denga profesi sekarang. Apalagi jika Anda sudah menekuni pekerjaan tersebut selama beberapa lama. Perasaan ini bisa menimbulkan dampak kurang baik bagi diri sendiri.Lihat saja, kerja jadi tak maksimal , dan Anda kerap kena tegur Boss…!

Rasa jenuh yang diperparah dengan situasi tak menyenangkan di kantor juga bias bikin Anda makin tak nyaman bekerja. Setelah situasi memuncak mungkin Anda kepikiran untuk melarikan diri. Masalahnya , Anda masih ragu untuk ganti kerja.

Takut untuk berubah , khawatir tak bias mendapatkan tempat kerja dan gaji yang menyenangkan. Anda Juga takut gagal atau salah langkah.

1. Ketakutan 1. Tak punya Pengalaman Yang Cukup.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah segera cari informasi lebih banyak tentang bidang kerja baru yang Anda inginkan .Gunakan relasi atau teman-teman Anda yang bekerja di bidang tersebut untuk mengeruk segala macam keterangan yang Anda butuhkan.Pelajari job disk , keahlian yang diperlukan serta tantangan yang mungkin dihadapi. Berdasarkan keterangan itu, siapkan langkah awal dan strategi yang harus Anda lakukan.

Agar makin mantap, Anda juga bias ikut kuliah, training , atau kursus singkat yang berhubungan dengan profesi itu. Bonus dobel , selain bisa , selai bisa dapat ilmu baru , Anda juga akan mendapat sertifikat atau Ijazah yang bisa dipakai buat melamar kerja pada profesi baru yang sedang diincar. Persiapkan juga mental Anda. Untuk mendapatkan apa yang diinginkan , Anda juga butuh banyak waktu ekstra dan bersabar.Juga, jangan cepat mengeluh dan malasmembuat persiapan awal yang matang.

2. Ketakutan 2. Tak Bisa Dapat Gaji Sebesar Gaji Sekarang.

Urusan uang memamng sangat sensitif . Tapi jangan sampai akal sehat Anda buntu. Yakin saja , hal itu tak selamanya seburuk yang Anda kira sebelumya. Jika Anda punya kemampuan , potensi tinggi, dan kreatifitas prima, gaji bisa ikut melambung seperti yang diharapkan.

Selain itu untuk menghadapi hari-hari mendung sipakan strategi khusus. Sisihkan tabungan untuk menyokong perekonmian Anda saat untuk sementara waktu profesi baru tak bisa menjanjikan kemakmuran.

Kalau mau lebih aman , Anda mungkin tak perlu langsung banting setir pindah profesi baru. Jalani saja pekerjaan Anda sekarang, lalu cari pengalaman di bidang baru tersebut dengan melakukan side job saat hari libur atau di luar jam kantor.Secara perlahan Anda pun punya modal keahlian yang cukup untuk beralih ke profesi baru. Jadi saat Anda sudah siap memilih bidang baru sebagai pekerjaan utama, Anda bisa menunjukkan portofolio tersebut. Perusahaan pun akan mempertimbangkan gajio Anda.

3. Ketakutan 3. Merasa Terlalu Tua Untuk Pindah Profesi,

Sebenarnya tak ada kata terlambat untuk memulai yang baru seperti pindah bidang kerja.Walaupun, memang beberapa perusahaan menetapkan standar usia tertentu pada posisi atau jabatan pemula.Tapi kalau Anda cari selahnya, keinginan itu tak mustahil bisa didapatkan.

Cara yang bisa membantu adalah mencari network yang berhubungan dengan profesi baru Ansda.Dari mereka Anda bisa mendapat info bahkan rekomendasi untuk dapat bidang kerja incaran. Mungkin posisi awal untuk profesi baru tak terlalu memuaskan Anda.Tapi setidaknya Anda bisa belajar banyak.

Tentu saja Anda juga harus membekali denga dasar-dasar pengetahuan dan skill pada profesi baru Anda. Cara lain yang bisa Anda lakukan asdalah , bila di perusahaan Anda sekarang ada devisi lain yang berhubungan dengan profesi yang Anda inginkan, konsulyasikan saja pada atasan untuk dipindahkan pada bagian tersebut. Dengan alsan logis , sangat memungkinkan atasan Anda akan mewujudkan keinginan Anda . Seprti Tia , 26 tahun . Dulu saya sekertaris satu perusahaan media. Melihat pekerjaan anak-anak redaksi yang terlihat fun dan amat dinamis. Saya jadi tertarik masuk bagian editorial .Setelah saya diskusikan dengan atasan , saya pun menjalani job test dan mendapatkan posisi itu sebulan kemudian.” Jelasnya. Dengan cara ini Anda tak perlu susah-susah untuk mengirimkan CV pada perusahaan baru.

4. Ketakutan 4. Perlu Waktu Lama Untuk Terjun ke Profesi Baru.

Untuk semua hasil terbaik dan maksimal, tak ada hal lain yang harus dilakukan kecuali melakukan persiapan dan perencanaan yang matang. Di depan Anda, ada banyak proses yang harus dilewati. Tulis semua to do list ini secara terperinci. Mulai dari menganalisa bidang baru yang Anda inginkan , sampai ujian kemampuan dan keseriusan pada profesi itu.Selanjutnya, Anda juga perlu masukan dan menambah ilmu untuk memperkaya kesiapan Anda . Dalam proses tersebut, Anda bisa banyak mendapatkan ilmu, pengalaman , juga keahlian yang diperlukan pada bidang baru Anda . Selagi merasa mampu,jangan pernah ada kata takut untuk mencoba yang terbaik untuk karier impian Anda.

Dikutip dari : Cosmopolitan Majalah, ( April 2005 ) ; Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s