” Makan Garam, Mandi, Setelah Terkena Hujan…?? “


hujanBY : Alex Emdi

Ada yang saya ingat betul nasehat yang disampaikan oleh orang tua ( Bapak ) saya. Banyak nasehat yang disampaikan tapi kalau yang satu ini , tidak hanya nasehat untuk kepentingan satu pihak semata-mata tetapi benar-benar nyata manfaatnya dalam kehidupan saya maupun terhadap anak-anak saya . Hal ini sudah terbukti sampai saat ini usia saya sudah 46 tahun. Apa kira-kira nasehat orang tua saya itu ?

Bapak saya selalu mengingatkan saya  : Kau …kalau terkena hujan, jangan lupa makan garam  ( secukupnya )….! Kalau kau terkena hujan, sampai di rumah kau langsung mandi…..!  Maaf…bahasanya itu adalah kata-kata orang medan yang dibakukan…hehehehe..

Saya jelaskan ..garam disini boleh jenis garam apa saja kecuali garam inggris ( khusus cuci perut ) , disendok secukupnya ..jangan terlalu banyak , nanti malah keasinan , minum melulu jadinya.  Mandi yang dimaksudkan adalah mandi secara keseluruhan, pakai air yang di bak kamar mandi. Selama ini saya tidak pernah memakai air panas untuk mandi setelah terkena hujan. Disini Anda tinggal pilih yang mana, boleh makan garam atau mandi atau dua-duanya sekaligus..never mind .

Kebanyakan teman-teman yang terkena hujan…beberapa lama kemudian, badan meriang-meriang, kepala pusing , pilek, flu, dan sebagainya. Oleh karena nasehat orang tua saya tadi, kemanapun saya , dimanapun saya, tidak pernah takut menerjang hujan ( Baca pengalaman saya di : Sertifikasi yang mengesankan ) . Ini sudah saya buktikan sendiri, artinya terkena hujan bagaimanapun saya , fisik saya tetap fit.

Tak kalah pentingnya…sesudah terkena hujan begini, segeralah makan agar energi tubuh bertambah pula, sehingga fisik siap selalu untuk beraktifitas kembali.

Anda mau mencoba …..siapa takut kena hujan….!!!!!!!!!

Advertisements

2 thoughts on “” Makan Garam, Mandi, Setelah Terkena Hujan…?? “

  1. Selamat Pagi Pak Mukhasin…..tidak usah ragu, pengalaman saya sudah membuktikan…jadi validitasnya..wah saya gak bisa menjawab. Bapak bisa juga membaca pengalaman saya di http://www.teacherfishingclub.com di cerita : mancing dekat krakatau…..jadi validitasnya tidak memakai rumus statistika Pak…hehehehee…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s