” Kampung English di Desa Temulus : Bravo! Bravo! Bravo! “


Pendidikan Luar Sekolah:
Kampung English di Desa Temulus

Warga, terutama kalangan remaja usia SMP, di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, fasih berbahasa Inggris. Meski baru belajar sekitar tiga bulan di English for Beginner (EFB), tetapi mereka sudah mampu berbahasa dan berpidato dengan bahasa Inggris.

Sungguh sangat senang. Apalagi jika mengingat kami adalah bagian dari warga desa yang dalam banyak hal jauh tertinggal dengan warga kota, tutur Handayani dan Asmiyar, siswa kelas II SMP Negeri Mejobo, pada acara pembukaan Kampung English (KE), di Balai Desa Temulus, Sabtu (4/4).

Menurut pimpinan EFB, Muslimin, metode belajar dan mengajar mengadopsi dari Pare, Kediri (Jawa Timur). Kami tidak menyediakan alat bantu teknologi, misalnya komputer, apalagi laboratorium bahasa. Hanya perpustakaan kecil-kecilan, ruang belajar yang masih bersifat darurat, empat tenaga pengajar, dan tanpa dipungut bayaran. Ke depan kami ingin membangun Kudus bagian timur sebagai english village dan basis intelektual di tingkat desa, katanya.

Continue reading

Advertisements

” Makan Garam, Mandi, Setelah Terkena Hujan…?? “


hujanBY : Alex Emdi

Ada yang saya ingat betul nasehat yang disampaikan oleh orang tua ( Bapak ) saya. Banyak nasehat yang disampaikan tapi kalau yang satu ini , tidak hanya nasehat untuk kepentingan satu pihak semata-mata tetapi benar-benar nyata manfaatnya dalam kehidupan saya maupun terhadap anak-anak saya . Hal ini sudah terbukti sampai saat ini usia saya sudah 46 tahun. Apa kira-kira nasehat orang tua saya itu ?

Continue reading

Meruput….


Hari ini aku bermotor sedikit lebih tenang dibandingkan hari-hari biasa. Di jalanan banyak aku jumpai orang bermotor pulang mudik . Jumlah motor pagi ini agak berkurang dari biasanya,jadiaku bisa melesat kencang bermotor dari Tangerang ke Jakarta ( motornya Yamaha Jupiter MX Kopling ).

Continue reading